<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-2121736953626573662</id><updated>2011-07-07T19:22:36.237-07:00</updated><title type='text'>Blog Winda</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://winda33.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2121736953626573662/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://winda33.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>winda indrayanti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13049867491927713927</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>1</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2121736953626573662.post-2411061838539766252</id><published>2010-07-30T22:45:00.000-07:00</published><updated>2010-07-30T22:45:13.415-07:00</updated><title type='text'>perjuangan seorang ibu</title><content type='html'>Barangkali, jika &lt;strong&gt;Nancy Matthews Elliott&lt;/strong&gt; menerima saja  pernyataan guru anaknya yang mengatakan si anak berotak udang, mungkin  hari ini tak kan ada lampu pijar yang menerangi dunia. Memang, dalam  sejarah terungkap bahwa pencipta lampu pijar, &lt;em&gt;&lt;strong&gt;Thomas Alfa  Edison&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;, dicap sebagai anak yang bodoh oleh gurunya.  &lt;br /&gt;Saat itu, Nancy-ibunda Edison-sangat marah dan menariknya keluar  sekolah. Selanjutnya, Nancy sendiri yang mengajar Edison."Ibuku yang  membentukku. Ia begitu setia, memiliki keyakinan pada diriku, dan aku  merasa aku memiliki seseorang untuk kuperjuangkan dalam hidup, seseorang  yang tidak boleh kukecewakan," sebut Edison dalam sebuah catatan.  &lt;br /&gt;Ibu Edison, yang juga seorang guru, kemudian memberikan banyak pelajaran  yang ternyata diserap dengan mudah oleh Edison. Ia juga melahap habis  beberapa buku ilmiah seperti karya dari R.G. Parker's yang berjudul &lt;em&gt;School  of Natural Philosophy&lt;/em&gt; dan &lt;em&gt;The Cooper Union&lt;/em&gt;. Dari sanalah,  ia kemudian gemar melakukan berbagai macam percobaan yang akhirnya  mengantarkan dirinya menjadi tokoh dunia dengan seribu lebih inovasi.  &lt;br /&gt;Nyaris mirip dengan kisah sang ibu dalam mendorong anaknya agar tetap  jadi "orang", &lt;strong&gt;Endang Setyati &lt;/strong&gt;juga mengalami  problematika yang tak kalah peliknya-bahkan-mungkin lebih parah.  Anaknya-&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Habibie Afsyah&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;-buah cintanya dengan  duda beranak tujuh, Nasori Sugiyanto, sejak lahir mengidap penyakit  langka, yang menyerang otaknya hingga lumpuh permanen. "Sejak lahir,  fungsi syarafnya terus menurun dan bahkan diperkirakan usianya tidak  panjang," kisah Endang tentang anaknya. &lt;br /&gt;Namun, menurut perempuan berjilbab ini, "Anak adalah amanah dari Sang  Pencipta, karena itu, apa pun kondisi anak, saya berusaha memberikan  yang terbaik."  &lt;br /&gt;Mendengar pernyataan itu, sang anak pun menimpali dengan ketulusan,  "Terima kasih yang terdalam untuk Mama, yang dengan sabar dan kasih  sayang merawat saya yang memiliki keterbatasan. Saya sangat bersyukur  dilahirkan melalui rahim seorang Ibu, Endang Setyati."  &lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt; &lt;img alt="" height="208" src="http://www.andriewongso.com/otherimage/habibi.jpg" width="278" /&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt; &lt;em&gt;Ibu Endang, Pak Nasori, dan Habibie&lt;/em&gt; &lt;/div&gt;Yang istimewa dari cara Endang mendidik adalah perlakuannya pada  Habibie. Meski memiliki keterbatasan fisik-bahkan kini hanya tinggal  bisa menggerakkan satu jari-Endang &lt;u&gt;menyekolahkanya di sekolah biasa&lt;/u&gt;,  bukan sekolah luar biasa. Bahkan, beberapa temannya yang tumbuh normal  masih sering main ke rumah Habibie untuk sekadar bercanda atau bermain  game. "Habibie itu meski hanya main dengan satu jari, entah bagaimana  kalau main game selalu menang dari teman-temannya," ungkap Endang.  &lt;br /&gt;"Selain hobi main game, ia juga hobi internet-an sedari SMP. Mungkin,  karena keterbatasannya itu, ia awalnya menghabiskan banyak waktu hanya  dengan main game dan internet." &lt;br /&gt;Keprihatian Endang akan masa depan Habibie membuatnya berpikir, "Apa ya  yang bisa dilakukan Habibie supaya besok dia tidak merepotkan orang lain  dan bisa mandiri?"  &lt;br /&gt;Akhirnya Endang mulai menemukan titik terang sekitar pertengahan tahun  2006. "Saat itu ada penawaran pelatihan &lt;strong&gt;&lt;em&gt;internet marketing&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;.  Saya pikir, itu mungkin tepat buat anak saya karena memang dia kan  sudah sejak lama hobinya main internet," terang Endang.  &lt;br /&gt;Maka, Endang pun memasukkan Habibie untuk ikut pelatihan internet  marketing untuk belajar dari salah satu pakar &lt;em&gt;internet marketing&lt;/em&gt;  berbasis amazon.com, Mr Fabian Lim. Sayang, karena berbahasa  Inggris-meski dibantu dengan penerjemah-Habibie pada awalnya belum  terlalu tertarik dengan program tersebut. "Saya lantas bilang, kalau  kamu dewasa nanti, kamu tak bisa mengandalkan orang lain terus. Kamu  harus jadi orang yang bisa mama banggakan." &lt;br /&gt;Demi masa depan anak, Endang tak ragu untuk sedikit memaksa Habibie.  Justru&lt;strong&gt; karena punya kelemahan itulah, ia merasa Habibie harus  didorong lebih keras&lt;/strong&gt;. "Waktu itu, karena pelatihan pertama,  hasilnya belum maksimal, karena memang yang diberikan hanya  dasar-dasarnya. Saya menyuruh Habibie untuk ikut kelas lanjutannya.  Mahal ndak apa-apa, yang penting ada ilmu yang bermanfaat. Sayang, kala  itu Habibie sempat menolak," kisah Endang.  &lt;br /&gt;"Saya lantas tegaskan pada Habibie, &lt;strong&gt;kamu syaraf boleh melemah,  tapi semangat tidak boleh lemah&lt;/strong&gt;. Mama sudah pensiun sementara  biaya internet kamu itu besar. Kamu harus ikut pelatihan lanjutan ini,  jadi kamu main internet itu nggak sia-sia," ujar Endang. &lt;br /&gt;Akhirnya, setelah dipaksa Endang, Habibie mengikuti Asia Internet  Academy untuk memperdalam ilmu &lt;em&gt;internet marketing&lt;/em&gt;-nya.  Ternyata, &lt;em&gt;feeling&lt;/em&gt; Endang tepat. Hobi Habibie akhirnya  menghasilkan juga. "Setelah lebih memahami pelatihan dari Mr Lim,  Habibie waktu praktik untuk pertama kali ia mendapat kiriman uang 120  dolar AS. Itu senangnya bukan main. Ternyata, apa yang dilakukannya  selama ini ada hasilnya juga. Maka, sejak itu dia makin intens main di&lt;em&gt;  internet marketing&lt;/em&gt;. Akhirnya, di bulan Desember 2008, Habibie  sudah bisa menghasilkan uang 5986 dolar AS. Itulah yang membuat  kepercayaan dirinya makin tumbuh dan dia makin yakin bisa menghasilkan  dari bisnis &lt;em&gt;online&lt;/em&gt; itu," ungkap Endang sembari menunjukkan  setumpuk&lt;em&gt; print-out &lt;/em&gt;email yang menunjukkan penghasilan Habibie.  &lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt; &lt;img alt="" height="286" src="http://www.andriewongso.com/otherimage/0-aha.jpg" width="191" /&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt; &lt;em&gt;Ibu Endang dan Habibie, saat mengikuti seminar Bp. Andrie Wongso  pada Nov. lalu, "The Power of Harmony"&lt;/em&gt; &lt;/div&gt;Dengan hasil yang diperolehnya, Endang terus mendorong agar Habibie  makin menekuni bidang tersebut. Ia kemudian mengikutkan Habibie ke  berbagai kursus lanjutan. "Salah satunya supaya lebih paham saya ikutkan  dia ke kursus dari Pak Suwandi Chow. Ini pelatihan &lt;em&gt;train for  trainers&lt;/em&gt;." Selanjutnya, &lt;em&gt;the rest is history&lt;/em&gt;, selebihnya  adalah kisah sukses Habibie yang terus dibimbing oleh ibunya.  &lt;br /&gt;Mutiara yang tergolek lemah tertutup pasir di lautan itu kini mampu  berkilap berkat sentuhan dan ketegasan seorang ibu terhadap anaknya yang  punya kelemahan. Berkat kegigihan Endang menemukan "profesi" yang pas  untuk putranya, kini kelemahan itu hanya tinggal menjadi predikat.  Kerusakan syaraf yang diderita berkat dorongan Endang, kini berubah jadi  semangat menggebu untuk meraih hasil maksimal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita ini membuat saya termotivasi. Tidak semua hal yang luarnya terlihat buruk akan berakibat buruk juga. Seorang ibu yang melihat anaknya dengan kondisi yang jauh dari kata normal tapi bisa tetap berjuang untuk kemajuan anaknya. Kasih sayang dan sifat pantang menyerah lah yang harus kita miliki jika kita dalam kondisi seperti yang ibu endang alami.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2121736953626573662-2411061838539766252?l=winda33.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://winda33.blogspot.com/feeds/2411061838539766252/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://winda33.blogspot.com/2010/07/perjuangan-seorang-ibu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2121736953626573662/posts/default/2411061838539766252'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2121736953626573662/posts/default/2411061838539766252'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://winda33.blogspot.com/2010/07/perjuangan-seorang-ibu.html' title='perjuangan seorang ibu'/><author><name>winda indrayanti</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13049867491927713927</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
